LANGSUNG DIHAJAR
Tuesday, May 17, 2022
Sunday, May 15, 2022
Berapa harga makan malam bersama Obama?
Dalam sebuah acara penggalangan dana yang diselenggarakan di Manhattan Upper East Side, salah satu daerah elite di Amerika kabarnya tiket the malam bersama Obama dibanderol seharga 35.800 USD, kira-kira setengah milyar per orang.
Setengah milyar untuk makan berbagai menu berporsi sedikit dan salaman sambil ngobrol sebentar saja - mungkin selfie bareng dengan Obama. Udah segitu aja.
Bayangkan, uang setengah milyar untuk sebagian besar orang di muka bumi ini walaupun mereka kerja pontang-panting siang malam seumur hidup pun tidak akan bisa mengumpulkan sejumlah yang sama yang dikeluarkan oleh segelintir orang dalam waktu kurang dari 12 jam.
Untung bertemu dengan Tuhan ga perlu uang banyak-banyak. Pun tak perlu menembus jalur protokoler yang ribet. Yang dibutuhkan hanya tekad kuat dan bangun di sepertiga malam terakhir ketika Dia turun ke langit dunia. Seperti yang Rasulullah kabarkan,
Tuhan kita yang Maha Agung dan Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia ketika telah tersisa sepertiga malam terakhir. Ia berfirman: Siapakah yang berdoa kepadaku, maka aku akan mengabulkannya, Siapa yang meminta kepadaku, maka aku akan memberikannya. Siapa yang memohon ampun kepadaku maka akan Aku ampuni. (HR. Bukhari-Muslim)
Ah, beruntungnya kita punya Tuhan yang demikian pemurah❤
Friday, May 6, 2022
To forget is to be forgiven
"Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami..."
Wednesday, May 4, 2022
Di sebuah restoran yang penuh dengan orang yang sedang menyantap makan siang.
Ada satu meja diisi oleh tiga orang. Tampaknya satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak perempuannya yang berusia remaja.
Masing-masing menyantap hidangan yang berbeda.
Nasi goreng, brokoli, ayam panggang untuk ayah.
Nasi goreng, ikan dan udang untuk ibu.
Keduanya dalam porsi besar, cukup untuk dua orang sebenarnya.
Sementara si anak perempuan asyik menyeruput semangkok kecil sup. Mungkin dia sedang diet. Maklum anak perempuan remaja, sudah mulai serius bersolek. Dia tentu harus menjaga berat badannya.
Di telinga kanan si ayah menempel earphone, ia sesekali tampak mengangguk-angguk seperti mendengarkan sesuatu. Yang pasti bukan mendengarkan istrinya berbicara, juga bukan mendengarkan anaknya. Karena tak ada satupun yang berbicara saat itu. Satu-satunya gerak mulut mereka adalah saat mengunyah dengan lahap makanannya masing-masing.
Kebersamaan yang unik.
Berada di tempat yang sama. Berdekatan, tapi tak saling bicara. Bahkan tak saling berpandangan. Entah kemana arah pandangan mata mereka masing-masing. Semuanya menerawang jauh-jauh. Demikian jauh penerawangannya sehingga tampak raga mereka disana namun dirinya sedang tak ada disana. Entah ada dimana.
Mungkin itu motto keluarga mereka.
Mangan oya mangan, sing penting kumpul.
Tuesday, May 3, 2022
I LOVE YOU ANYWAY
Through the thick and thin
I love you anyway,
In bad times and good times
I love you anyway,
In happiness and sorrow
I love you anyway,
In laugh and tears
I love you anyway,
In praise and curse
I love you anyway,
In my obedience and my ignorance
I love you anyway.
Tell me, is there any way not to love You?
While all things come from You and to You
Tell me is there any reason of my existence other than You?
While You where i belong
Tell me how do i mend this broken heart
While You hold all the pieces.
For ever since i met You
Nothing that my heart ever longed for except the union with You
Since then, it's all but a transient thing compare to Your Everlasting Being
Tell me oh Dear One,
How can a drop of rain water coming back to the sky
Where she belongs...
2 Syawal 1443 H / 3 Mei 2022
Sunday, May 1, 2022
Tetaplah mengetuk pintu kata orang bijak