Dia (Khidir as) berkata, "Jika engkau mengikutiku, janganlah engkau menanyakan kepadaku tetang apapun sampai aku menerangkannya kepadamu."
Dialog antara Khidir as dan Musa as yang direkam dalam QS Al Kahfi:70
***
Dalam tahapan bersuluk ada masa ketika kita dituntut percaya penuh kepada Allah Ta'ala dan tak bahkan mempertanyakan kenapa?
Kenapa ini terjadi kepadaku?
Kenapa dia bisa berbuat hal itu ?
Kenapa bisa gagal ?
Karena dengan bertanya sudah menunjukkan ada sebuah aspek keraguan dalam diri kita terhadap kebijakan Allah tersebut.
Disini mengapa kita harus berserah diri (aslamna) kepada seluruh pengaturan kehidupan dari-Nya. Dengan sebuah keyakinan yang dalam bahwa apapun yang Dia berikan pasti yang terbaik. Perkara kita belum paham dan belum bisa mempersepsi apa kebaikannya, sabar saja dulu. Kadang ada hal-hal yang baru terkuak seiring dengan berjalannya waktu. Tapi dalam menunggu datangnya penjelasan Allah itu pun sudah terhitung sebagai ibadah tertentu.
Kuncinya taqwa. Karena dengan bertaqwa, Allah akan mengajari kita tentang hal-hal yang kita pertanyakan itu.
"Bertaqwalah, niscaya Allah akan mengajarimu."QS Al Baqarah 282.
Dan kalau kita sudah memiliki hati yang bertaqwa, salah satu tandanya adalah bisa berdamai dengan hal yang "ghaib", the unknown, hal yang belum kebayang dalam hidup, tak terpikirkan dari mana jalan keluarnya, tak terbayangkan jalan penyelesaiannya, tak terduga solusinya. Tapi Allah Maha Tahu.
Alif laam miim
Itulah Kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya, (ia merupakan) petunjuk bagi orang yang bertaqwa. (yaitu) orang-orang yang beriman pada yang ghaib..." QS Al Baqarah 1-3
Jadi belajarlah berdamai dengan ketidaktahuan, kebingungan dan kegelapan dalam hidup. It's okay. You're gonna be okay. Anak-anak akan baik-baik saja. Semua yang kita khawatiri itu bukan realitas saat ini. Tawakal kepada Allah sepenuhnya. Karena semua sungguh dalam kendali-Nya Yang Maha Adil.
Amsterdam, Senin, 31 Agustus 2026 di siang hari peralihan musim panas ke musim gugur yang mulai berangin kencang. Jam 2.52. Menunggu anak-anak pulang sekolah.