Thursday, September 10, 2026

Pandanglah langit agar dada kita tidak sempit

 Lihatlah ke langit malam

Saat bintang-bintang nampak bertaburan

Kerlap-kerlipnya adalah sebuah tasbih

Mengingatkan kita untuk senantiasa melihat ke Atas

Agar jangan tenggelam dalam kehidupan bumi

Lihatlah ke atas, menembus cakrawala

Rasakan kemegahan ciptaan yang tengah digelar di depan kita

Trilyunan galaksi membentang

Akan tetapi insan mulia Rasulullah Muhammad SAW diturunkan di bumi kita yang kecil ini

Untuk sebuah alasan yang agung

Sebuah pagelaran dahsyat dari Dia Yang Cinta untuk dikenal*

Pandanglah baik-baik konstelasi bintang yang ada

Bagaimana semua patuh dalam posisinya masing-masing

Hingga berfungsi menjadi petunjuk bagi manusia

Kita pun begitu, kalau berserah pada karsa-Nya

Hidup kita akan bagaikan bintang-bintang di malam hari

Bersinar terang di tengah kelamnya dunia

Menjadi pembawa kabar gembira bagi semestanya masing-masing

Maka tatkala dada merasa sempit oleh sekian tekanan kehidupan

Pandanglah langit, ingatlah bahwa alam raya yang ada demikian luas

Tak sesempit sekadar masalah yang mengungkung kita semata

See beyond all worldly manifestations

Jangkaulah alam-alam lain yang tengah juga digelar

Agar pemahaman kita lebih lengkap dengan kehidupan

Agar lebih lapang dada kita karenanya

Dan agar cahaya-Nya semakin bertambah menerpa qalb hingga sampai di intinya. 

Insya Allah. 


* "Aku adalah khanzn mahfiy (khazanah yang tersembunyi), Aku cinta untuk dikenal, maka Aku menciptakan makhluk agar Aku dikenal."- Hadits Qudsiy

Amsterdam, Kamis 10 September 2026 - renungan dari melihat langit semalam.

No comments:

Post a Comment