You’ll Laugh Later
There are moments
that feel serious right now.
Important.
Heavy.
Worth stressing over.
But if you think about it—
A lot of those moments
don’t stay that way.
They pass.
And later,
you look back at them differently.
Lighter.
Less intense.
Sometimes even… funny.
Because perspective changes things.
And what feels big now
won’t always feel that way.
***
Jadilah orang yang tertawa terakhir.
Nanti di alam sana.
Ketika kebenaran terbuka seluruhnya.
Ketika semua pengorbanan dan penderitaan menjadi tak ada apa-apanya dibanding karunia yang didapatkan.
Ketika kesabaran kita menuai buah-buah kesabaran kita.
Biarkan mereka yang tak mengerti itu memandang kita kecil bahkan mengejek habis kita.
Biarkan mereka yang berbeda tujuan hidup itu mencap kita kurang sukses atau terbelakang.
Jangan pedulikan pandangan manusia, karena hajat jiwa kita lebih kepada ridho-Nya, lebih peduli untuk membuat Allah senang.
Biarkan mereka tertawa sekarang dan kita yang tertawa terakhir nanti. Hanya seorang ulama berpesan, nanti kalau tertawa jangan terlalu keras, kasihan yang lain…
No comments:
Post a Comment