"Aku menciptakan Muhammad pertama kali dari Cahaya Wajah-Ku"
- Hadits Qudsiy dalam Mukadimah kitab Sirrur al Asrar, Syaikh Abdul Qadir Jailani.
Menurut Syaikh Abdul Qadir, makhluk pertama yang diciptakan Allah adalah ruh Muhammad SAW. Ia diciptakan dari pancaran keindahan Ilahi.
Hadits lain riwayat Abu Daud mengatakan,
"Yang pertama Allah ciptakan adalah ruhku (ruh Muhammad SAW). Dan yang pertama Allah ciptakan adalah cahayaku (Nur Muhammad SAW). Dan yang pertama Allah ciptakan adalah pena. Dan yang pertama Allah ciptakan adalah akal."
Artinya ruh Muhammad, nur Muhammad, pena dan akal (aql) adalah satu entitas tunggal. Inilah yang disebut dengan Hakikat Muhammad.
Bayangkan semesta ciptaan, termasuk milyaran (mungkin trilyunan) galaksi di luar sana yang megah ini dicipta dari satu bagian dari Cahaya Wajah-Nya! It's mind blowing even just to imagine.
Kesadaran akan hal seperti ini membuat kita tidak terlalu tenggelam dalam hiruk pikuk kehidupan dunia. So we don't miss the big picture. Supaya kita tidak terseret-seret arus kehidupan yang akan berubah dari waktu ke waktu.
Artinya takdir kehidupan kita itu amazing banget! Hanya kita saja yang sering tidak menyadari kemegahan karya agung Ilahiyah ini dan menjadi tidak bersyukur kepada-Nya. Manusia yang sebenarnya terlahir dengan fitrah untuk menghamba kepada-Nya menjadi kehilangan nilai kemanusiaannya ketika menjelma menjadi budak-budak hawa nafsu dan syahwatnya. Ia menjadi melupakan Allah. Padahal Dia sudah demikian rindu untuk dikenal kembali.
Sadarilah bahwa di dalam setiap aliran takdir dari hari ke hari itu tersimpan surat cinta dari-Nya. Yang harus kita baca. Iqra bismirabbika ladzi khalaq. Membacanya dengan menyertakan Dia sang Rabb Yang Menciptakan kita. Yang paling tahu apa yang terbaik bagi dunia dan akhirat kita. Yang paling paham siapa diri kita. Yang paling mengerti apa ketakutan kita dan apa yang membuat kita sembuh.
Kembalilah kepada-Nya...karena Dia selalu menanti.
Amsterdam, 3 Juli 2026 / 18 Muharram 1448 H jam 13.00 siang
No comments:
Post a Comment