You’re amazing Rumi.
I’m so grateful for you.
😍
Mama tahu Rumi masih ngantuk dan lelah setelah beraktivitas seharian, tapi Rumi tetap bersikukuh makan sahur. “Sunnah Rasul” katamu dengan yakin.
Walaupun mata masih merem-melek karena masih mengantuk. Perlahan tapi pasti Rumi mengunyah protein bar dan kurma, makanan favoritmu.
Ketika adzan shubuh tiba. Tubuh mungilmu dengan cekatan mengambil air wudhu dan melakukan shalat bersama mama. Namun setelah dzikir, di saat Mama pikir Rumi akan tidur lagi, kau memilih langkah mengambil Al Quran yang kau simpan rapi di bagian atas rak buku, sebagai bentuk penghormatan tertinggi. Setelah sebelumnya memeluk dan mencium Al Quran, Rumi duduk membacanya dengan syahdu.
Sungguh sebuah pemandangan yang menyejukkan hati. Cahaya mata Mama.
Alhamdulillah. Semoga Allah menjaga fitrahmu dan menjadikanmu anak shalih.
Love,
Mama
Jelang akhir Ramadhan 1447 H

No comments:
Post a Comment