Tuesday, March 24, 2026

Live another day. Live it fully!

 Memasuki konflik perang Iran vs Israel-Amerika di minggu kedua. Di era internet ini kita bisa menyaksikan berbagai video yang diunggah ke sosial media tentang situasi harian di daerah konflik. Satu video yang membuat saya menuliskan ini adalah rekaman yang menggambarkan bagaimana seorang perempuan terus berdzikir menyebut Allah di tengah gempuran rudal yang salah satunya mengenai dirinya dan menjadikan itu akhir dari video yang sempat terekam, masih terdengar suara nafas jelang sakaratul mautnya. Sangat mengerikan.

Perang zaman sekarang berbeda, semua senjata penghancur dikendalikan dari jarak jauh dengan saya hancur yang besar yang membuat kita nyaris tak punya tempat berlindung. Artinya bagi mereka yang tinggal di daerah konflik setiap saat waspada apakah kali ini rudal dan drone-drone penghancur itu menimpa mereka. Bayangkan jika kita hidup seperti itu, setiap saat bersiap mati. Dimana kematian menjadi pemandangan keseharian di sekitar kita. Tentu tak akan berangan-angan panjang. Boro-boro memikirkan pendidikan, ambisi, angan-angan, membangun bisnis dll. Uang, emas dan semua harta bahkan kalau bisa ditukar dengan lima menit saja jaminan keselamatan terhindar dari ledakan bom. 

Hidup kita berubah saat berhadapan dengan kematian. Prioritas hidup kita bergeser. Apa-apa yang sebelumnya dianggap penting menjadi relatif tak berguna. Di saat itu kita sebenarnya menjadi menyadari hal yang paling penting yang sering kita lupakan di masa damai dan tenang. Sesuatu yang akan menjamin kehidupan kita bahkan setelah nyawa meninggalkan raga ini. Bahwa ternyata hidup tidak berakhir dengan kematian jasad. Bahwa kehidupan akhirat mestinya menjadi orientasi kehidupan kita saat di dunia. Kita jadi lebih menghargai nilai satu tarikan nafas kita. Jadi lebih mengagungkan Dia yang memberikan semua nikmat ini kepada ciptaan-Nya. Selagi kita dibuat damai situasinya, mari berbekal yang banyak. Live our life fully, day by day. Agar tidak menyesal nanti…


Amsterdam, Selasa 10.27 pagi

24 Maret 2026 / 5 Syawwal 1447 H

No comments:

Post a Comment