Tuesday, April 7, 2026

Ketika merasa kesepian

 Loneliness is an internal emotional state of disconnection, 

Not a measure of physical solitude.

***

Merasa kesepian itu tidak otomatis berkaitan dengan berada dalam situasi seorang diri. Karena banyak kasus, orang merasa kesepian padahal justru sedang berada dalam kerumunan orang. Di tengah arisan yang pembicaraannya tidak pas, atau berada di tengah kumpul-kumpul atau pesta kantor yang garing rasanya.

Merasa kesepian juga tidak selalu terkait dengan menjomblo alias belum punya pasangan. Karena tidak sedikit orang yang merasa kesepian dalam kehidupan pernikahannya. Pasangan ada di sekitarnya secara fisik tapi terasa jauh sekali hatinya, bahkan di beberapa kasus keberadaannya mengakibatkan munculnya ketidaknyamanan dan rasa tidak aman. 

Here's what i've learned about loneliness. 

It all begins with ourselves. 

Kesepian yang kita rasakan adalah sebuah konsekuensi ketika kita sedang disconnect dengan diri kita sendiri. Jelas sedang disconnect dengan Sang Pencipta. Karenanya tidak ada flow yang mengalir. Mirip seperti handphone yang kehilangan koneksi internet, tidak ada yang bisa didownload pun tidak ada yang bisa di-upload. Kita kehilangan kontak dengan aliran semesta pada saat kita merasa kesepian. Merasa sesak dan sedih padahal kita tengah dikelilingi oleh sekian banyak nikmat dan keajaiban dari-Nya. Tapi ya itu, karena ngga connect jadinya semua itu tidak dipersepsi dan tidak dirasakan. 

Dzikir itu upaya untuk connect lagi dengan Sang Maha Pencipta. Dengannya otomatis Dia akan membuat kita connect dengan diri dan sekitar kita. Itu urutannya. Jangan dibalik. Jadi ihwal wabah loneliness ini tak lain dari penyakit spiritual ketika kita berjarak dengan-Nya. Karena kalau kita sering kontak hati dengan-Nya sudah dijamin oleh Allah dalam QS Ar Ra'd:28

"...hanya dengan dzikr (mengingat/ connect) dengan Allah hati menjadi tenteram" 

Jadi, manakala kesepian menyergap, jangan panik. Ambil wudhu, gelar sajadah, lantunkan munajat kepada-Nya dan rasakan aliran ketersambungan itu kembali. Insya Allah 


Amsterdam, musim semi yang cerah, 7 April 2026 jam 11.29






No comments:

Post a Comment