Monday, February 16, 2015

Kerjakan Yang Dekat


Seseorang bertanya kepada gurunya tentang taqwa, "Guru, bagaimana saya bisa belajar bertaqwa?"
Sang Guru menjawab singkat dan tegas, "Kerjakan yang dekat...kerjakan yang dekat..."

Salah satu sifat menonjol dari hawa nafsu dan syahwat adalah menginginkan apa-apa yang tidak ia miliki. "Coba kalau saya dapat jodoh, coba kalau saya punya anak, coba kalau saya punya mobil - yang merk itu pula, coba kalau rumah saya disitu, coba kalau suami saya begitu, coba kalau hidung saya agak mancung dikit, coba kalau saya masih kerja seperti dulu,.." dsb.
Memang beda tipis antara cita-cita dan angan-angan semu, namun hati setiap orang pastilah bisa memilahnya.
Yang pasti, jelas tidak mudah bagi seseorang untuk sekadar menerima kondisi per hari ininya dengan apapun yang Dia titipkan ke tangan kita saat ini.
Pikiran kita yang seringkali terkontaminasi waham ingin melakukan sesuatu yang hebat dan besar serta kerap terperangkap oleh stereotipe "Kesuksesan Hidup" yang banyak digadang-gadang orang. Sedangkan jangan-jangan Sang Gusti hanya ingin kita merumat dengan baik segala titipan-Nya yang dekat dan sepertinya itulah arti kesuksesan yang sebenarnya. []

No comments:

Post a Comment