Sunday, October 18, 2015

Tanda Jiwa Lumpuh

Tubuh manusia kira-kira tersusun oleh air sebanyak 65%, kira-kira jumlah yang mirip dengan luas lauran dibanding daratan di planet bumi kita, suatu kemiripan nyata antara bumi yang berwujud planet bulat dan bumi yang berupa raga manusia.
Air oleh karenanya adalah salah satu elemen yang esensial bagi tubuh. Manusia dikatakan bisa bertahan tanpa makanan selama 3 minggu, tapi ia bisa mati tanpa minum selama 3 hari. Dua organ tubuh manusia yang paling banyak mengandung air adalah otak (81%) dan ginjal (71%), itu kenapa kalau seseorang mengalami dehidrasi akut yang terserang awal otaknya, dimulai dengan kurang fokus, tidak begitu responsif dan kurang bisa mengaktifkan memorinya. Kemudian kalau kalau sering kurang minum dalam jangka waktu lama, maka ginjal juga akan mulai menunjukkan gejala.
Kalau air demikian penting bagi tubuh maka air juga sangat krusial bagi jiwa, karena tubuh adalah bayangan dari jiwa kita masing-masing. Air bagi jiwa kita berwujud ilmu pengetahuan yang haq bagi masing-masing. Demikian juga, jiwa yang tidak mendapat air ilmu dalam tiga hari mulai ngadat, penglihatannya mulai kabur, pendengarannya tidak berfungsi kalau tidak dirumat dengan baik jiwa akan lumpuh.
Apa tanda jiwanya lumpuh? Hatinya tidak bisa membaca rambu-rambu jalan, jadinya main tabrak sana-sini, tersesat entah kemana. Bingung, grasa-grusu, tak tahu arah hidup, cemas, bimbang, bosan adalah sebagian dari tanda-tanda jiwa yang tidak lagi berfungsi menahkodai kapal raga.
Upaya kita untuk mencari ilmu dengan mengikuti pengajian ini-itu dan mengkaji ilmu sana-sini adalah bagus supaya jiwa setidaknya mulai terbangun. Tapi layaknya Rumi, dia masih lemas sehingga butuh waktu untuk terus mendapatkan bantuan makanan, oksigen dan lain-lain dari selang yang terpasang di tubuhnya. Adapun proses berguru ini sebenarnya punya jangka waktu tertentu, setidaknya 12 tahun lamanya untuk kemudian si jiwa mulai menemukan sumber air dari dalam dirinya masing-masing. Sehingga sang jiwa mulai mandiri dan menemukan guru sejati dalam dirinya.
Semoga...

No comments:

Post a Comment