Tuesday, May 30, 2017

Jarang Ada Yang Mengagungkan Kehidupannya

Setiap kita diberikan warna kehidupannya masing-masing dengan kadar yang telah Allah atur dalam timbangan keadilan dan ilmu-Nya.
Namun sangat jarang manusia yang mengagungkan hidupnya, berbahagia dengan kondisi apapun yang dia terima, menjadi saksi Allah di ruang kehidupannya masing-masing dan meyakini bahwa setiap gerak kehidupan ada Dia yang mengatur.
Banyak orang yang tenggelam dalam waham "tidak cukup". Tidak cukup pakaian, tidak cukup dengan pasangan yang ada, tidak cukup dengan rejeki yang ada dan selalu ingin lebih. Sehingga mayoritas terperangkap dalam kesibukan untuk mengejar apa yang belum mereka miliki, dan akibatnya menjadi kurang berbahagia dan bersyukur dengan apa yang ada.
Begitulah natur hawa nafsu dan syahwat, mereka tidak akan pernah cukup dengan dunia sebanyak apapun.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Seandainya manusia diberi satu lembah penuh dengan emas, ia tentu ingin lagi yang kedua. Jika ia diberi yang kedua, ia ingin lagi yang ketiga. Tidak ada yang bisa menghalangi isi perutnya selain tanah (kematian). Dan Allah Maha Menerima taubat siapa saja yang mau bertaubat.” (HR. Bukhari no. 6438).
(Adaptasi dari Kajian Al Hikanm yang disampaikan oleh Zamzam AJT, Mursyid Penerus Thariqah Kadisiyah, 20 Mei 2017)


No comments:

Post a Comment